Skip to content


Dibuka Pendaftaran Diklat Desain Produk Kemasan

Bagi para pengusaha kecil menengah serta aparat pembina industri di daerah regional V (Jatim, Kaltim, dan kalsel) yang berminat mengikuti Diklat Desain Produk dan kemasan di BDI Surabaya pada 4 – 8 April 2011. Dengan topik “Kemasan sebagai bagian dari branding” .  Sasaran peserta khususnya IKM bidang Makanan dan Minuman. Peserta diharapkan sudah terbiasa menggunakan komputer.Jumlah Peserta terbatas hanya 30 orang.

Yang berminat bisa menghubungi Pramai 08585200583 / Evi 08563042636. Untuk formulir pendaftaran bisa di donload disini untuk aparatur dan untuk IKM bisa di donload disini , formulir bisa dikirim via fax ke no. 0318292002 atau dikirim melalui email ke pyrena_eve@yahoo.com. Pendaftaran paling lambat 29 Maret 2011, kemudian peserta yang dipanggil akan dihubungi lebih lanjut pada tanggal 31 Maret 2011.

Posted in Diklat.


jadwal diklat terbaru di BDI Surabaya

Dikarenakan adanya revisi terhadap DIPA di beberapa unit kerja dibawah Kementerian Perindustrian, maka dilakukan penyesuaian jumlah diklat yang diadakan di BDI Surabaya, yang semula ada 11 diklat menjadi 10 diklat di tahun 2011 ini. Berikut daftar diklat yang akan diadakan beserta jadwalnya :

NO. KEGIATAN JADWAL TARGET PESERTA
KALTIM / KALSEL JATIM
1 Diklat Penyuluh Perindag Tk. Dasar 21 Feb – 3 Maret 4 26
2 Diklat Sistem Industri 1 14 – 26 Maret 10 20
3 Diklat Desain Produk dan Kemasan 4 – 8 April 4 26
4 Workshop IT : PPIC 12-14 April 0 30
5 Diklat CEFE 9-14 Mei 4 26
6 Diklat Manajemen Pemeliharaan Mesin dan Utility 18 – 20 Mei 0 30
7 Diklat Kerajinan I : Bambu 6-10 Juni 4 26
8 Diklat Manajemen SDM 20-24 Juni 4 26
9 Workshop IT : Knowledge Management System 27 – 29 Sept 0 30
10 Diklat Industri Berwawasan Lingkungan 10-14 Okt 4 26

Posted in Diklat.


Daya Saing IKM Sepatu Semakin Turun

JAKARTA Rabu, 2 Maret 2011 | 18:35-

Daya saing industri kecil dan menengah sepatu semakin menurun dan mulai tersaingi produk impor dari China.

“Saya akan fokus ke IKM karena daya saing menurun. Saya mendapat laporan (produk IKM) mulai tersaingi oleh produk impor dari China seperti produk kerajinan sepatu,” kata Menteri Perindustrian MS Hidayat usai membuka diklat pengembangan jasa konsultasi IKM ke-6 di Jakarta, Rabu.

Ia mengakui sulit bagi IKM bersaing dengan produk sejenis dari China karena para pengusaha di negeri itu didukung oleh suku bunga yang sangat rendah dan didukung fasilitas pajak berupa potongan pajak (tax rebate) 13 persen apabila melakukan ekspor.

Hal itu, lanjut dia, menyebabkan produk-produk dari China yang masuk ke Indonesia lebih murah.

Pemerintah Indonesia, lanjut dia, belum bisa mengikuti kebijakan pemerintah China yang mendorong ekspor dengan fasilitas potongan pajak untuk mengejar perolehan devisa.

“Saya sudah minta Dirjen IKM untuk mendatangi sentra-sentra (IKM sepatu). Kami akan programkan bagaimana memperkuat daya saing mereka,” kata Hidayat.

Sementara itu Dirjen IKM Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Euis Saedah mengatakan telah dipanggil Menperin untuk segera bertindak membangkitkan IKM sepatu kasual yang mulai tersaingi produk China, terutama di sentra IKM Cibaduyut (Jawa Barat) dan Sidoarjo (Jawa Timur).

“Saya mesti mengumpulkan data dari lapangan, sepatu china seperti apa sehingga kami bisa melihat masalahnya di mana. Apakah ada kesulitan bahan baku, atau konsumen lebih menyukai barang-barang impor,” ujarnya.

Ia menilai bisa saja maraknya pembelian sepatu impor dari China oleh konsumen terkait selera konsumen yang secara psikologis merasa bangga memakai sepatu dari luar negeri, meskipun sama murahnya dengan sepatu buatan IKM di dalam negeri.

“Jadi kalau itu, soal prilaku. Kami harus memberi tahu mereka (konsumen) jangan beli (sepatu China), beli punya kita (Indonesia) saja,” ujar Euis yang berjanji segera menurunkan tim ke lapangan untuk investigasi serbuan produk sepatu kasual China untuk pasar menengah ke bawah.

Namun diakuinya, dari sisi tenaga kerja yang andal di bidang persepatuan, Indonesia juga kekurangan tenaga siap pakai.

Menurut dia, industri sepatu membutuhkan sekitar 3.000 tenaga penjahit dan desain sepatu per tahun. Namun, balai persepatuan di Sidoarjo hanya memasok 1.000 tenaga penjahit dan desain sepatu. “Jadi masih kurang,” katanya.

“Persoalan lainnya, bahan baku juga masih impor dari Australia dan Bangladesh karena kita belum memiliki penyamakan kulit yang bagus,” ujar Euis.

Untuk itu, lanjut dia, Kementerian Perindustrian akan bekerja sama dengan berbagai balai dan perguruan tinggi yang terkait dengan peningkatan daya saing IKM sepatu untuk mencetak tenaga andal di bidang persepatuan.

Terkait dengan peningkatan daya saing IKM yang menjadi prioritas, Kemenperin melatih 60 tenaga konsultan IKM yang berasal dari dinas perindag provinsi dan kabupaten, serta balai diklat industri di seluruh Indonesia.

Posted in Industri.


Pengumuman Hasil Seleksi Diklat Jasa Pengembangan Konsultasi Diagnosis IKM Th. 2011

Berdasarkan Hasil Tes Tertulis dan Wawancara Calon Peserta Diklat Jasa Pengembangan Konsultansi Diagnosis IKM pada tanggal 1-2 Februari 2011 di 7 (tujuh) Balai Diklat Industri (BDI) Regional, bersama ini kami umumkan Daftar Calon Peserta yang dinyatakan LULUS dan CADANGAN untuk Mengikuti Diklat Jasa Pengembangan Konsultansi Diagnosis IKM Angkatan VI Tahun 2011, sebagaimana terlampir.

Sehubungan masih dalam proses dibukanya sisa anggaran hasil telaahan Ditjen Anggaran, Kementerian Keuangan, maka kami rencanakan Diklat dimulai tanggal 2 Maret 2011. Diharapkan kepada para calon peserta untuk menunggu informasi lebih lanjut tentang pelaksanaan diklat tersebut dari Pusdiklat Industri, Kementerian Perindustrian.

Atas perhatian Saudara,  kami sampaikan terima kasih.

Pengumuman Hasil Seleksi Shindanshi 2011

Posted in Diklat.


Pengumuman Tes Tertulis dan Wawancara Calon Peserta Diklat Pengembangan Jasa Konsultansi Diagnosis IKM (SHINDANSHI)

Menindaklanjuti surat Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Nomor: 1025/SJ-IND/12/2010 tanggal 6 Desember 2010 perihal usulan calon peserta Diklat Konsultan Diagnosis IKM Angkatan VI Tahun 2011, dengan ini kami sampaikan bahwa sesuai usulan calon peserta dari unit saudara, seleksi administrasi telah selesai dilaksanakan di Pusdiklat Industri.

Berdasarkan hasil seleksi adrninistrasi tersebut terlampir daftar nama peserta yang lulus dan selanjutnya akan mengikuti Tes Tertulis & Wawancara yang akan diselenggarakan pada:

Hari, Tanggal  :  Selasa- Rabu, 1-2 Pebruari 2011

Waktu                :  08.00 – Selesai

Tempat             :   Balai Diklat Industri (BDI) Regional Masing-masing ( Daftar Terlampir)

Calon peserta tes di atas yang belum melengkapi berkas-berkas pendaftaran sesuai dengan persyaratan yang ada, agar melengkapinya pada saat pelaksanaan tes tersebut berlangsung (daftar kelengkapan berkas terlampir).  Akomodasi dan konsumsi selama pelaksanaan tes tertulis dan wawancara ditanggung oleh Penyelenggara, sementara transportasi PP ditanggung oleh unit kerja yang bersangkutan.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
  • Ir. Nurtjahjani Dwi Sukmawati, MM (081519731018) ;
  • Drs. Mayerfin (08164855352);
  • Sri Novalia, ST. MSE (08122318405).
Demikian, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.
Kepala Pusdiklat Industri
Sri Sundari

Posted in Diklat.




Switch to our mobile site

Balai Diklat Industri Surabaya