Skip to content


Pelatihan RICE: Pemanfaatan Portal LMS berbasis Open Source di Sekolah

Tanggal 10 – 11 Juni, kembali RICE – BDI Regional V Surabaya bekerjasama dengan KPLI Sidoarjo dan SMK N 3 Buduran mengadakan kegiatan. Kegiatan kali ini merupakan pelatihan berjudul Pemanfaatan Portal LMS berbasis Open Source di Sekolah, yang merupakan hasil tindak lanjut seminar yang sudah diadakan sebelumnya.

Kegiatan pelatihan yang baru pertama kali diadakan di Jawa Timur ini ternyata mampu menarik peserta dari Propinsi lain tepatnya dari Propinsi Jawa Barat, yaitu peserta dari Kabupaten Bogor.

Pembukaan oleh Kepala Sekolah SMK N 3 Buduran, Sidoarjo

Pembukaan oleh Kepala Sekolah SMK N 3 Buduran, Sidoarjo

Sebagian Peserta Pelatihan

Sebagian Peserta Pelatihan

Kegiatan Hari Ke-2

Kegiatan Hari Ke-2

Kegiatan pelatihan selama dua hari diakhiri dengan sesi foto bersama antara Panitia, Instruktur, dan Peserta.

Foto Bersama

Posted in Diklat.


Menjadikan UKM Bankable

Bankable adalah prasyarat yang dapat diterima oleh bank bila kita ingin berbisnis dengan Bank. Syaratnya mudah atau susah? Susah sih tidak, mudah juga tidak… ya lumayan lah susahnya…..

Istilah ini mungkin sering kita baca dikoran atau harian, yang biasanya beritanya sebagai berikut : pelaku usaha baru, susah menembus bank karena tidak bankable atau UKM tidak diperdulikan bank karena tidak bankable, dll.Untuk menjadi bankable, syaratnya satu yaitu adalah disiplin. Ingat disiplin. Disiplin!, yaitu dalam hal pencatatan baik pencatatan financial usaha maupun pencatatan legalitas usaha. Masalah terbesar dinegara kita, adalah malas untuk mencatat, mengadministrasikan dan mengarsipkan, makanya ya… beginilah nasib negaraku termasuk saya tentunya.


Bagi UKM atau pelaku usaha baru, bankable dapat ditempuh secara sederhana tidak perlu berpikir yang kompleks takutnya nanti malah tidak dipraktekkan. Cara sederhana untuk bankable adalah sebagai berikut :

   1.Membuat NPWP. Gampang membuat NPWP itu, cukup membawa KTP dan syarat lain yang ditentukan Kantor Pajak. Membuat NPWP itu tidak ada biaya yang dikeluarkan, gratis. 

   2. Membuat Surat Keterangan Usaha minimal dari Kelurahan. Setidaknya usaha anda sudah terecord oleh otoritas setempat dan ada ijin operasional. Saran saya bila memungkinkan sebaiknya ditingkatkan statusnya menjadi TDP, SIUP dan SITU.

   3. Sediakan beberapa buku tulis untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran. Misal, buku penjualan, buku pembelian stok, buku biaya, buku gaji, buku hutang, buku piutang dan buku persediaan.

   4.Sediakan beberapa Block File atau Log File untuk mengarsipkan invoice, tagihan, kwitansi, bukti order, SPK, DO, serta semua kertas atau dokumen yang berhubungan dengan usaha anda.

   5. Buka rekening Bank tabungan atau rekening giro. Tabungan diperlukan bila transaksi hanya selalu tunai dengan jumlah kecil dan selalu transfer. Giro diperlukan bila mobilitas cukup tinggi dengan nilai yang cukup tinggi. Upayakan setiap transaksi menggunakan fasilitas jasa bank, hindari transaksi tunai bila memungkinkan. Selain aman juga mempermudah untuk rekonsiliasi kas kita saat diperlukan nantinya.

   6.  Upayakan keuntungan yang didapat ditabung untuk mendapatkan asset. Asset bisa berupa mesin, kendaraan, tanah kapling atau rumah dan pulau  .

   7.  Bila memungkinkan dan dana mencukupi belilah sofware akuntansi dan gunakan jasa biro akuntansi untuk mengaudit usaha anda. Tarif mungkin cukup terjangkau. Saran saya agar anda tidak dibohongi oleh staff anda nantinya, anda perlu sedikit tahu prinsip akuntansi.

   8. Upayakan usaha berjalan selama dua tahun, dan selanjutnya analisa bagaimana jalannya usaha kita, sejauhmana pertumbuhan usaha kita, dan kenali tren usaha kita (kapan profit meningkat, kapan profit menurun). Setelah itu putuskan langkah terbaik untuk meningkatkan kapasitas usaha kita dengan cara seperti berhubungan dengan lembaga keuangan, berkongsi, atau menjadikan perusahaan terbuka.

Btw, gampangkan menjadi bankable ?

NB : Tulisan ini pernah juga dipublikasikan disini, dengan judul sedikit berbeda.

Posted in Keuangan.


Dorong “Entrepreneurship” lewat Lomba Aplikasi

Laszlo Barta, Director and Chief Commercial officer Indosat (tengah); Noor S.D.K Devi, Chief Corporate Services Officer Indosat (kiri) dan Hardyana Syntawati, Vice President Marketing and Communication Division PT Ericsson Indonesia (kanan) saat acara Launching 6th IWIC di Indosat Innovation Lab, Jakarta (19/5/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com — Sukses menyelenggarakan 5 kali sejak tahun 2006, Indosat kembali menggelar Indosat Wireless Innovation Application Contest (IWIC) ke 6 tahun 2011. Untuk kali ini, kompetisi pembuatan aplikasi ini mengangkat tema "Inovasi Aplikasi untuk Wujudkan Entrepreneurship".

Kompetisi ini sekaligus dibuka untuk memperingati hari Kebangkitan Nasional. Tujuan IWIC 2011 adalah mengajak generasi muda berkreasi dan berinovasi dalam aplikasi nirkabel sehingga Indonesia bisa hadir dalam kancah nirkabel global.

"Kami juga ingin menumbuhkan jiwa entrepreneurship di industri telekomunikasi, yang diharapkan bisa mengubah paradigma dari masyarakat pengguna menjadi masyarakat yang produktif, kreatif, dan inovatif, " kata Laszlo Imre Barta, Director & Chief Commercial Officer Indosat, dalam konferensi pers yang diadakan pada Kamis (19/5/2011) di Gedung Indosat, Jakarta.

Pengembangan aplikasi dalam kontes ini dibagi menjadi 3 kategori, yakni untuk Blackberry, Android, dan device lainnya. Terdapat subkategori, yaitu bidang Business and Commerce, Games & Entertainment, dan kategori khusus 2011, yakni kategori Ibu & Anak serta Olahraga. Kategori Business & Commerce meliputi aktivitas mobile advertising, mobile tracking & navigation, mobile payment, mobile learning, dan traveler. Kategori Games & Entertainment meliputi permaian, jejaring sosial, pesan instan, pesan video, dan lainnya.

Dua kategori baru, Ibu & Anak serta Olahraga, ditujukan untuk mendukung pemanfaatan internet secara produktif. Dalam kategori Ibu & Anak, misalnya, terdapat bidang kesehatan, pendidikan, dan hobi. Diharapkan, kategori khusus itu bisa meningkatkan kualitas hidup Ibu & Anak serta memajukan olahraga.

Kompetisi ini terbuka bagi siapa saja. Untuk mengikutinya, peserta wajib mencantumkan jati diri yang telah di-scan berikut nomor handphone Indosat, kartu indentitas, dan kategori yang dipilih. Bagi yang karyanya terpilih sebagai nomine kategori mobile wireless application, maka peserta diwajibkan membuat simulasi dan atau mengembangkan hingga prototipe. Karya kemudian bisa diunggah di www.innovation.indosat.com.

"Kami berharap semangat berkreasi dalam mengembangkan aplikasi ini mampu menghasilkan karya bermanfaat bagi masyarakat dan memberi kontribusi positif bagi negeri ini," ungkap Barta. IWIC yang diselenggarakan sebelumnya telah menghasilkan beberapa aplikasi, seperti Android Wedding Planner dan aplikasi ponsel untuk peringatan bencana.

Sent from Indosat BlackBerry powered by

Posted in Teknologi Informasi.


Seminar RICE: Pemanfaatan Portal LMS berbasis Open Source di Sekolah

Hari Sabtu tanggal 21 Mei 2010 telah dilaksanakan kegiatan seminar RICE berjudul Pemanfaatan Portal Learning Management System berbasis Open Source di Sekolah. Kegiatan yang merupakan kerjasama antara RICE BDI regional V Surabaya, KPLI Sidoarjo, dan SMK N 3 Buduran, Sidoarjo dilaksanakan di Aula VIP gedung SMK N 3 Buduran Sidoarjo.

Dua orang pembicara di dalam kegiatan tersebut adalah saudara Taukhid Wisnu Broto dari BDI Regional V Surabaya dan saudara Irwan Alnarus Kautsar dari KPLI Sidoarjo.

Spanduk Seminar

Spanduk Seminar

Foto besama Narasumber

Peserta Seminar

Posted in Regional V, Teknologi Informasi.


[OPEN INVITATION] Diklat Pengembangan konten e-learning berbasis SCORM

RICE Surabaya bekerja sama dengan Direktorat Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, akan menyelenggarakan Diklat  Pengembangan  Konten     E-Learning Berbasis SCORM (Sharable Content Object Reference Model) secara gratis yang diperuntukkan bagi Calon wirausahawan bidang Telematika (TIK), Siswa/i SMK dan Mahasiswa/i bidang Telematika (TIK), Guru SMA/SMK (TIK).

Sehubungan dengan hal tersebut, maka kami mengundang Bapak/Ibu/Sdr/i untuk mengikuti Diklat tersebut, yang akan kami selenggarakan pada :

Hari/ Tanggal    : Senin – Sabtu / 9 – 14 Mei 2011

Pukul                : 08.00 – 17.00 wib

Tempat              : Balai Diklat Industri Reg. V Surabaya

Jl. Gayung Kebonsari Dalam No. 12 Surabaya

Materi yang akan disampaikan meliputi :

1.    Keahlian Umum

2.    Algoritma dan Pemrograman Dasar

3.    Konsep dan Teknologi Obyek Pembelajaran (OP)

4.    Prinsip-prinsip SCORM

5.    Strategi Pengembangan Konten Berorientasi Objek

6.    Perancangan Konten berbasis SCORM

7.    Mengevaluasi Objek Pembelajaran

8.    Deliveri Paket Konten menggunakan Learning Management Systems

9.    Teknologi Internet

10.  Pengembangan Konten Multimedia

11.  Penyusunan Standard Dokumentasi

Pendaftaran ditutup tanggal 5 Mei 2011, jumlah peserta terbatas hanya 20 orang. Untuk informasi dan pendaftaran hubungi Evi 08563042636 atau telp. kantor 0318292001..

Posted in Diklat.




Switch to our mobile site

Balai Diklat Industri Surabaya